Pepohonan itu hijau.
Kita terlalu sering melihat pohon hijau
Sehingga kita lupa bahwa
Ada pula pohon yang merah
Tetapi bila,
Semua pohon berwarna merah
Aku akan senang berkisah padamu
Tentang pohon hijau
Betapa indahnya dunia.
(Kenzo Takada)
| | HOme | My HuMan SidEs | About PsyCHoLoGy | Kampusiana| |
Diposting oleh --ReNa LatiFa-- di 03.52 2 komentar
Banyak yg mendefinisikan cinta.
Aku tak tahu rasa ini disebut apa.
Yang kutahu cuma satu: aku bahagia dengan nama, nafas, senyum, marah, lembut dan indahmu.
Cukup itu saja.
Doubt that stars are fire,
Doubt that sun is move,
but never doubt i love
Diposting oleh --ReNa LatiFa-- di 20.16 0 komentar
Kalau engkau tak mampu menjadi beringin,
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau
Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan
Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air
Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya....
Bukan besar kecilnya tugas
yang menjadikan tinggi rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu....
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri
~Taufik Ismail~
Diposting oleh --ReNa LatiFa-- di 04.50 0 komentar
Label: Puisi-Puisi
"If we were supposed to talk more than we listen, we would have two mouths and one ear."
~Mark Twain
Allah memberi kita satu mulut dan dua telinga agar kita lebih banyak mendengar (diam) daripada bicara.
Hum,
Then, diamku adalah perenunganku.
… dan seperti kata Konfusius (alias Kong Hu Cu), “Orang tak dapat melihat bayangan dirinya di dalam air yang mengalir, tapi ia dapat melihatnya pada air yang diam”.
Diposting oleh --ReNa LatiFa-- di 04.18 0 komentar
Semua ingin pernikahannya istimewa
Banyak yang wah, juga yang yaaah
Upacara dan kosmetika
Jadi lebih penting dari keindahan cinta
Cinta tak minta apa apa
Karna ia sudah istimewa
~Henry C. Widjaja
Tulisan ini tercantum pada foto pernikahan anak pemilik warung sederhana
http://fotografer. net/lf/?id= 626093&kode= fd4f7535dc6b22a9 bbf9
Hum, hum, hum,
Pernikahanku nanti seperti apa ya?
Tidak perlu 'waah', namun jangan pula sampai 'yaah'
Upacara dan kosmetikanya hanya akan menjadi pelengkap dari keindahan cinta saja,
sebab cinta memang tak minta apa-apa, ia sudah istimewa
Amien.
Diposting oleh --ReNa LatiFa-- di 03.46 0 komentar
Label: PuisiFoto
Ah, apakah ini?
Sebuah senandung yang mengalun dalam hati dan pikiranku
Memberi sinar pada wajah, mengalir hangat dalam nadi
Inikah cinta, yang menghidupkan semangat?
Cinta membuat langkahku ringan
Mengayun menuju tempat kerja
Walau setumpuk tugas rumit di depan mata
Cinta memberiku damai dan sukacita
Aku cinta hidup ini,
Aku cinta masa depan yang sedang kurajut sekarang,
Aku cinta pada apa yang kulakukan saat ini,
Aku cinta menulis,
Aku cinta berada di antara mahasiswa-mahasiswa,
Aku cinta ....
Terima kasih, cinta.
--oleh: bnastiti dengan beberapa perubahan oleh saya--
Diposting oleh --ReNa LatiFa-- di 03.54 0 komentar
Label: Puisi-Puisi
Tuhan...
Berikan aku ilmu
untuk memahami manusiamu,
yang sering kejam,
marah dan hanya berfikir
dari kehendak dan mimpi sendiri.
berikan aku kepekaan
buat merasa arus cinta,
kesenangan,kesedihan
atau kesengsaraannya,
karena aku perlu memahaminya
sebelum aku mengundurkan
keterlibatan dengannya.
Tuhan...
berikan aku upaya
untuk hidup bersama
paya, lembah, batu,
pasir, lumpur dan lautan,
karena kaubuatkan aku
makhluk bersamanya,
berikan aku ketenangan
untuk melihat pucuk jadi daun,
menunggu malam dan bintang-bintangnya,
mengikut musim-musim hujan, kemarau, siput, penyu dan burung-burung berkeliaran
karena aku harus
tahu cara alam untuk
kusesuaikan diriku kepadanya.
Tuhan,
berikan aku mata hati yang cerah
untuk kukenali diriku,
segala perubahan yang terkelip di detik,
segala perasaan yang tak mungkin kukawal,
segala arah waktu di depan jalan
karena aku harus tau mengapa aku di sini,
ke mana akan aku kutuju.
--M.H.Salleh, "Do'a"--
Diposting oleh --ReNa LatiFa-- di 08.12 0 komentar
cOreTan hATi, siSi mAnuSIAwi