Tampilkan postingan dengan label Self-Talk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Self-Talk. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Desember 2007

Biografi untuk putriku

Dear my child, wherever u are rite now (mungkin masi di alam malakut :p)

Daku rasanya amazing manakala melihat mata2 kecil seorang bocah, jadi suka ngehayal: ntar klo punya anak, seru banget kali ya bisa merasakan detil2 pertumbuhannya dari mulai di dalam rahim, menyaksikan perubahannya (fisik dan psikis) dari masa ke masa, hingga akhirnya masaku lah yg akhirnya habis dan tinggal menjadi sejarah.

Sebelum masa itu tiba, masa di mana daku tinggal menjadi sejarah saja, ingin rasanya menuliskan detil2 kejadian yang kusaksikan tentang 'kejadianmu' duhai bidadari kecilku. Akan kutulis Biografi Tentang Putriku dan kuhadiahkan di hari kematianku. Agar kelak, kau akan tetap merasakan kasih sayang dan cintaku melalui tulisanku tersebut.

Semoga kau menjadi anak yang gemar membaca ya. At least, gemar membaca tulisan ibumu. Yang narcis ini.

Minggu, 04 November 2007

If your life was a movie, what would the soundtrack be?

Akhir2 ini jd sering blogwalking, pun saat sdg gak enak body, rasanya badan (tepatnya jari jemari) pegel aja gitu gak pencat pencet tuts keyboard. Serta mata juga rasanya sepet aja gitu gak liat2 deretan huruf yang terjajar rapih atopun yang sengaja gak disusun rapih namun memiliki aura memikat tsb, pada ragam blog.

Trus barusan terpaku pada satu blog, orangnya anonimus, dia cuman pake nick 'Terbanglah Lebih Tinggi' di multiply. Tulisannya bagus2, seger, cerdas dan kental dengan sisi humanis dinamikanya perilaku manusia. *penasaran juga sih ama person behind the scene, sayang linknya gak bisa ditelusuri karena multiply gw gak aktif*

N salah satu judul tulisannya itu ya sama persis dengan judul postingan ini. Unik. Bikin gw jd ikutan mikir: iya ya, soundtrack buat film kehidupan gw apa ya yang cocok? hihihi, pernah membicarakan hal ini dengan my twin sista (dewi), dalam tiap2 perbincangan senggang after office hour atau saat lunch (secara ya UAI deket banget ama AXA, cuman berjarak 1 halte busway, hehe). Andai potret kehidupan kita ibarat film, adakah soundtrack yang bener2 bisa mewakili? hehe too complicated maybe. Bahkan mungkin Enya atau Yani akan kesulitan menggubah aransemen musiknya, hihi.

Ayo survey ya guys, klo kalian juga pernah berpikir hal yg sama, kira2 soundtrack seperti apa yg dapat mewakili film kehidupanmu kah?

Rabu, 31 Oktober 2007

Harus bahagia, jangan sedih

Dear happiness,

What should we do if we wanna found you n make u wanna stay forever in our live?

Speechless, pada sebuah keadaan yang tak dapat diubah.

Walaupun Kau telikung jalan kami,
Dan tinta2 takdir sudah terlanjur jatuh tertulis pada buku besarMu itu,
Kupastikan bahwa kami akan tetap mencintaiMu, menghambakan diri padaMu.

Minggu, 28 Oktober 2007

Mariii....menikmati hidup....

Dear my Twin sista, dan sista2 lainnya di seluruh penjuru dunia, yang sedang mengalami kegundahan yang sama,

Hihi,
Lucu baca blognya si sista. Kami, yang notabene adalah gadis2 metropolis* yg memaknai hidup secara indah karena hidup terlalu sering kami pikirin kenapa begini-kenapa begitunya, ternyata sama2 harus menghadapi apa yg dinamakan sebagai 'quaRTER LiFe CRisiS' alias krisis seperempat abad, dimana pada usia2 segini tuh merupakan tahap perkembangan yang cukup kritis buat para cwe, especially cwe I-N-D-O-N-E-S-I-A (hihi, dipertegas kata 'indonesia'nya).

Ya eyalah! Secara ya, di negeri ini terlalu banyak prejudice atau prasangka yang telah berhembus hingga mempengaruhi sistem terdalam dari alam bawah sadar manusia2nya bangsa ini, sehingga apa2 saja kejadian yang dianggap 'aneh' atau 'tak lazim' atau 'di luar kebiasaan mayoritas' maka jadilah sasaran empuk PRASANGKA tsb. Ya nasib ya nasiib, maapin aje ye sis, namanye juga manusia mah selalu punya rasa ingin tahu yang tinggi, termasuk ingin tahu ttg 'keanehan' atau 'hal tak lazim' yang terjadi di sekitarnya. 'Keanehan' kita.

Emang hal tak lazim apakah yang biasanya dialami sbg bagian dari quarter life crisis tsb? hihi, belum menikah di usia 25th lebih. Note: quarter life crisis juga terkait dengan kecemasan akan masa depan, terkait dengan karir, pernikahan dan lain2.

Trus orang2 (termasuk orang2 seperti disebut dalam iklan Mobil Kijang itu: ortu, nenek-kakek, om-tante, pembantu, de el el) adalah ibarat seperti orang yang sangat perduli dengan kehidupan kita ini dan merasa perlu 'mengingatkan' pd kita ttg batas usia kita yang katanya ada masa 'expired'nya itu. Rahim itu fragile, bisa basi klo kelamaan. Sperma mah makin lama makin bagus mutunya, kayak red wine yang disimpen berabad2 di sebuah gudang anggur. Gile, itu lagi2 sebuah prejudice tuh. Tentang perbedaan laki2 dan perempuan. Biarin deh, kagak ape-ape, emang destiny-nya tuh udah begitu ya mo pegimane lagi ye? hehe

Trus berarti menikah tuh tujuannya cuma buat cari keturunankah? bisa jadi begitu, klo 'hanya' dikait2kan dengan fungsi2 organ tubuh. Gw pernah baca hasil sebuah survei ttg alasan orang menikah yakni:
- dijodohkan orang tua
- jatuh cinta
- sudah terlanjur
- takut kesepian
- saya sudah menemukan orang yang cocok
- horney n daripada banyak dosa mending nikah kan halal
- karena semua orang menikah maka saya juga menikah (no idea kah ni orang yg ngasih jawaban ini ?!)

Apapun alasannya, gw percaya, bahwa di balik itu semua tuh tak lain tak bukan adalah disebabkan sudah ada Sosok Pengatur Segala2nya. Toh buktinya dengan alasan2 itu, bisa aja tuh orang2 pada langgeng ampe dunia-akherat. Berarti apa maksudnya coba klo bukan takdir?
Coba nih ya, orang yang menikah karena alasan 'jatuh cinta' misalnya, kenapa bisa tetep langgeng? pdhl bukankah cinta itu dinamis? cinta itu bisa naik bisa turun, bahkan bisa luntur, tapi kenapa tetep bisa bersama hingga maut memisahkan ya tuh pasangan? ujung2nya: ya emang jodohnya kaliii.... (hihihi)

Duh, kebanyakan mikir nih. Trus kita akan menikah jika apa ya sis? Jika takdir sudah sampai. Hahha, pastinya. Coz klo udah takdir mah, lo pasti akan bingung: ngapa kita bisa jatuh cinta ama suami kita padahal dia bukan tipe kita banget, ngapa kita bisa ngangguk kepala aja sambil bilang 'ho-oh' pas dilamar, serta ngapa2 lainnya yang berada di luar logika, kadang.

Tenang aja sis, hidup tuh kapan dan di mana aja pasti bakalan banyak dihampiri dengan jenis2 kecemasan lainnya, kagak bakalan selese ampe kita mati. Dan sepertinya, cuma keyakinan kita ama Allah aja yg bisa kita jadiin pegangan. Bahwa Allah tuh Baiik, baiiik banget bahkan, ngasih kita pengalaman hidup yang warna-warni gini, meski kadang ampe ngoyak-ngoyak hatii, heuheu sering teriris... (klo ada teropong hati ya, seru kali bisa liat hati manusia mana yg sering sobek2, terkoyak2, tapi menghasilkan bentuk yang justru kayak lukisan abstrak, ada keindahan magisnya di sana)
Inget terus ama kata2 lo sis: Rahasia Allah pasti indah
Keep da spirit, babe. Keep da faith.
Ketika kita pernah merasakan liku2 sebuah perjuangan, tentu kita akan lebih mampu menghargai sebuah pencapaian. Bagai pedjoeang 45 yang berdarah2 meraih kemerdekaan :D

Salam perdjoeangan! Berdjoeang menemukan serpihan jiwa kita. Yang tanpanya, rasanya hidup ini belum lengkap. Bukan karena takut kesepian, seperti kalimatnya Dee: "Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukannya ketakutan akan sepi."

Semoga, kita dapat begitu ya sis. Hehe, hidup cinta! hidup 'menikmati hidup'! Feel the beat N lets rock on it!

-------
Footnote:
*gadis metropolis = sebutan buat perempuan lajang yang belum kawin (catet: belum KAWIN), yang hidupnya di kota besar, yang 'terpaksa' harus terkontaminasi pula dengan life style dan way of thinking ala metro, kehidupan komunal yang 'katanya' modern, dan embel2 laen yang sebenernya no more than some f****N words or label :P

Sabtu, 27 Oktober 2007

La Vista E Bella

Menikmati karya seni, syair, lirik lagu, buku2 sastra, puisi, cerpen, film, membuatku merasa 'hidup', merasa memiliki mimpi2, meski entah akankah tergenggam mimpi2 itu.

Seolah 'rasa' yang dimiliki individu memang ada ragamnya, meski dinamakan secara sama sekalipun.

Akh, hidup ternyata indah bila dilihat dari banyak sisi yang berbeda.
La Vista E Bella.

Akan kunikmati detil2 hidupku.
Menghirup sumsum-sumsum qada dan qadar semampuku, melalui inderaku.
Bahagia, menjadi bagian dari mozaik2 takdir alam semesta, di bawah kehendakNya.

Terima Kasih Tuhan, tlah kau beri aku peran itu.

Jumat, 26 Oktober 2007

Hidup itu...

Hidup itu harus ikhlas dan sabar

Ikhlas bagai Ibrahim yang merelakan anak semata wayangnya 'dikorbankan' bagai kambing, dan memang benar akhirnya diganti menjadi kambing...

Sabar bagai siti Hajar yang mencari air di tengah sahara...

Ikhlas bagai Muhammad yang memberikan suapan2 makanan pada seorang buta yang sering mencacinya...

Sabar bagai Muhammad yang tak membalas 'lemparan kotoran' yang diajukan ke mukanya, malah mendoakannya dengan doa yang baik...

Tapi aku bukan Ibrahim, Pun bukan Hajar, apalagi Muhammad sang teladan abadi...

Aku hanya abdi biasa,
Yang mencoba ikhlas dan sabar, secara biasa pula

Tuhan, entah apa rencanaMu....

Selasa, 16 Oktober 2007

dEaR mY anxiety sides of the heArt,

--Walk firmly and with joy, without being afraid of stumbling. All your movements are being watched by your allies that will help you when necessary--

--Sometimes happiness is a blessing – but generally it’s a conquest. The magic moment of the day changes us and makes us take off in the direction of our dreams--

--We are the warriors of light. With the strength of our love, of our will, we can change our destiny, and the destiny of many others--

--When you find your way you cannot be scared. You need to be brave enough to take wrong steps. The deceptions, failures, lack of enthusiasm, are tools that God places in our way to reveal the path--

--It’s natural to be afraid of replacing everything you already gained by a dream--

--Never abandon your dreams. Follow the signs--

--It’s necessary to take risks, and to follow certain paths whilst abandoning others. No one is able to choose without fear--

--Only one thing makes a dream impossible: fear of failure--

--If you choose to follow the path of your dreams, commit yourself to it. Accept your path--



p.s. thx to Coelho N his books (
Chronicle – About elegance; By the River Pidra I sat Down and Wept; The Valkyries; Brida; The Alchemist; Maktub)


Books are the quietest and most constant of friends; they are the most accessible and wisest of counsellors, and the most patient of teachers

(Charles W. Eliot)

Apa iya ada cinta Tak Bersyarat?

Kayaknya gak ada deh.

Coba aja telisik:
seseorang pasti mencintai seorang lainnya dengan syarat tertentu yg ada di diri obyek cinta tsb.
buktinya? individu tidak jatuh cinta pada semua orang yg dia temui di jalanan kan? tidak pada banyak-banyak orang, melainkan hanya pada 1 atau bbrp orang yg sesuai dengan sense of kebutuhannya (entah itu butuh duitnya, butuh cakepnya, butuh namanya, butuh kasihsayang/perhatiannya, bahkan butuh body-nya). Jadi: cinta tuh pake syarat dunk?

Pun orang tua kita, memberikan cintanya dan menjaga kita dengan sepenuh hati itu hanyalah karena kita adalah anaknya. Coba klo kita adalah anak orang lain? belum tentu dapet cintanya juga kaann? buktinya orang tua-orang tua gak cinta pada SEMUA anak di dunia kan?

Hah! Absurd!

Atau mungkin semuanya ini ada korelasi dengan 'hukum sebab akibat' yang tertakdir dalam geliat dunia ini?

Dunno 4 sure.

But Coelho write this: "One is loved because one is loved. No reason is needed for loving."
--The Alchemist--

Kamis, 11 Oktober 2007

Mozaik Nasib

"Perjalanan nasib seseorang tak ubahnya seperti ekstrapolasi potongan-potongan mozaik. Mozaik-mozaik itu terserak-serak dalam berbagai dimensi ruang dan waktu namun nanti perlahan-lahan, secara misterius, ia akan berkumpul membentuk eksistensi orang tersebut."
-Andrea Hirata-

Hum, mozaik2 saya yang sejak pertama kali membaca Andrea Hirata di Nova, mengetahuinya masih single dengan segala pemikirannya, lantas menjadi terkagum2 dan berusaha mencari jejak2nya, itu maksudnya apa yaa? Huahahha, itu sih bukan potongan mozaik yang terserak, tapi................ngarep!

Selasa, 09 Oktober 2007

We can't define love, actually

Ironi.

Beberapa waktu lalu baru saja membaca (tepatnya: iseng menelaah) ragam definisi cinta yang dipaparkan sejak masa Plato, Socrates hingga orang2 masa kini.

But, da conclusion is: Love, it just... a kind of personal experience, in which.... very subjective N we can't find the same opinion about it. We can't conclude a general definition about it.

Just feel. Rather than to think.

Terimakasih, rupanya Engkau memang Maha Pendengar

Once upon a time, saat keberagamaanku sedang kental, tak pernah luput kuberdoa seperti ini:
Tuhan, ingatkanlah aku bila lupa (kepadaMu), bangunkanlah jika lengah.

Entah mengapa, selalu seperti ada 'reminder', my guardian angel, yang membawaku pada perenungan untuk kembali ingat kepadaMu. Pada keberadaanMu.

Love u God.
Tak sabar bertemu denganMu. Mempertanyakan banyak hal ttg yang kutemui di dunia ini. May i ?

Sabtu, 06 Oktober 2007

Cinta itu tidak rumit, tapi relationshipnya yg rumit

Bagi orang seperti saya, yang cenderung solitaire, relationship adalah sebuah kerumitan :)
Suka seenaknya, gak mau tau dengan kondisi orang lain. Tapi klo lagi pas butuh orang, N orang itu mengecewakan, langsung aja 'males selama2nya' ama orang itu. Hahaha, orang yg aneh ya saya!
Ibu saya berkata: ada gak ada kamu di rumah, kerasanya sama aja: kayak gak ada kamu di rumah. Hehehe, saya memang lebih nyaman berada di dalam 'sarang' saya seharian dan tak pernah keluar kecuali dalam keadaan lapar atau memenuhi kebutuhan lainnya (mandi, BAK, BAB) :D

Persis seperti kura2 ya? *yang jd latar blog ini*

Jumat, 28 September 2007

Make A wiSh, N Let the UniVerse conspire to make iT truee..!

--mY wiSH in Tha b-daY--

God, if may i have a wish to u:
Plis give a happiness to someone out there, mY beST friend ever
Plis fulfill his life with joy N love
Make his day with shiny heart always, coz that heart was so sincere

thx God for your kindness ;)

Sabtu, 15 September 2007

JAhat atAu bAik?

Nonton film tentang kehilangan, dipisahkan oleh kematian. Membuat saya berpikir: klo hidup ujung2nya harus berpisah, dan hanya bisa 'merasa' untuk sesaat, apa sebaiknya tak usah memberi cinta pada banyak orang? biarkan hati ini hampa saja, toh berwarna pun hanya untuk sesaat, kasihan nanti pada orang2 yang kita tinggalkan jika mereka terlanjur menyayangi kita, atau bahkan mencintai dengan sangat.

Mungkin, 'sisi baik'nya dari orang2 jahat yang tak punya hati adalah: mereka sebenarnya baik, tak membiarkan orang lain menyayangi atau mencintai mereka, malahan membuat orang lain membenci si orang2 jahat ini, agar kelak jika si jahat pergi dari dunia, maka tak ada yang menangisi, tak ada yang kehilangan dan menjadi gila karena ditinggalkan.

Haruskah menjadi orang jahat saja? dan memilih untuk dibenci oleh semua orang?
Aku ingin dibenci, karena aku mencintai kalian....

Life? What a mess
Love? Seems more messy than life it self

Jumat, 14 September 2007







MY seLf-taLk,
klo lagi ngerasa Ndut :(


dEaR mY sELf,

To love is, to risk not being loved in return.

To live is, to risk dying.

To hope is, to risk despair.

To try is, to risk failure.

*Sabar yaa nduk.., hidup tuh emang begituuu...